SI KECIL YANG BESAR, NAMANYA HIPPO BHAYANGKARA

 

 

March 15th 2017

Pasuruan, 24 Januari 2017 – Kuda nil (Hippopotamus amphibious) merupakan salah satu hewan yang berasal dari benua Afrika. Merupakan mamalia laut darat terbesar Ke-2 setelah gajah. Tubuh yang besar, raut wajahnya pun juga tampak garang, herbivore (pemakan tumbuhan) dan juga sangat senang berendam di dalam air (tawar) bersama kelompoknya merupakan cirri dari Kudanil. Di Indonesia sendiri, satwa ini tersebar hampir di seluruh Lembaga Konservasi tidak terkecuali Taman Safari Indonesia II, Prigen – Pasuruan.

 

Tepat pada tanggal 2 Januari 2017 kemarin, sepasang kuda nil di Safari Prigen membrikan kado tahun baru berupa kelahiran baby hipo. Bayi hipo ini merupakan anak dari induk betina bernama Morsey dan induk jantan bernama Yoga. Dan tepat hari ini, bapak Kapolres Pasuruan telah memberikan nama untuk bayi kudanil ini. Bapak Kapolres sendiri memberikan nama Hippo Bhayangkara Pas yang merupakan salah satu simbol kebanggaan pada korps ini.

 

Kuda nil merupakan satwa yang sangat unik, dari nama dan bentuk fisiknya saja sudah bisa kita lihat. Nama kuda nil sendiri berarti “Kuda = Kuda” dan Nil = Sungai”, sehingga kuda nil ini merupakan kuda yang hidup di sungai.

 

Itu baru keunikan dari segi nama dan bentuk fisik yang ternyata tidak mirip. Masih banyak lagi fakta unik mengenai kuda nil ini, dan Tim Edukasi Safari Prigen sudah menyiapkan beberapa fakta unik dari kuda nil ini. Langsung saja kita lihat fakta uniknya.

  • Mulut dan Gigi
  • Larinya Cepat
  • Menghabiskan Waktu siangnya Untuk Berendam
  • Cara Memikat Lawan Jenis
  • Kuda nil tidak memiliki Kelenjar Keringat
  • Susu Kuda Nil Berwarna Pink?
  • Kuda Nil Kentut Lewat Mulut

 

Kuda nil ini memiliki mulut yang lebar, bahkan mulutnya dapat membuka dengan sudut hingga 150° dengan lebar hingga 1,3 meter. Giginya pun juga besar dan terdapat gading seperti halnya gajah, dimana gading tersebut bisa tumbuh panjang (tetapi tidak sepanjang gajah).

 

Meskipun kita ketahui kuda nil ini memiliki tubuh yang besar dan berkaki pendek serta suka bermalas – malasan di air, namun jangan dianggap remeh soal kecepatan larinya. Untuk jarak pendek mereka mampu berlari secepat 30 Km/Jam, lebih cepat dari kecepatan lari manusia.

 

Sobat semua kalau berlibur ke Taman Safari dan melintasi Exhibit hipo ini pasti akan melihat satwa yang satu ini banyak berendam / bersantai di dalam air, iya kan?

 

Memang benar, kuda nil suka menghabiskan waktu siangnya untuk bermalas – malasan di dalam air ataupun lumpur. Bahkan tidur, bereproduksi sampai melahirkan pun dilakukan didalam air.

 

Jika manusia memikat lawan jenisnya dengan rayuan gombal atau memberi bunga dsb, berbeda halnya dengan kuda nil. Untuk memikat lawan jenisnya atau menarik pasangannya, kuda nil ini melakukannya dengan cara buang air kecil dan buang air besar. Aroma feses maupun urine dari satwa ini, akan menunjukkan kelawan jenisnya bahwa mereka sedang birahi dan mereka siap untuk kawin.

 

Kuda nil tidak memiliki kelenjar keringat yang sejati, tetapi mereka memiliki kelenjar lendir yang melepaskan sekresi berminyak yang sering disebut sebagai ”keringat darah”. Meskipun namanya demikian, sekresi ini bukanlah darah ataupun keringat, tetapi merupakan campuran asam hipposudoric dan asam norhipposudoric yang memiliki peranan penting dalam kesehatan kuda nil ini.

 

Banyak informasi beredar bahwa kuda nil memiliki air susu yang berwarna pink, Informasi tersebut SALAH BESAR. Jika dilihat memang susu kuda nil ini berwarna pink, namun warna asli dari susu kuda nil ini adalah putih seperti susu hewan pada umumnya. Bisa berwarna pink karena air susu tersebut telah bercampur dengan 2 asam unik yang diproduksi kuda nil. Yaitu asam hipposudoric yang berwarna kemerahan dikenal dengan sebutan blood sweat dan asam Norhipposudoric yang memiliki warna orange cerah.

 

Ketika kuda nil membuka mulutnya dan terdengar suara besar dari mulutnya, memang sebernanya itu adalah bunyi dari kentutnya. Hal ini dikarenakan tempat penampungan gas dibagian pantatnya sangat kecil.