COTTON TOP TAMARIN SAFARI PRIGEN, JAWA TIMUR BARU AJA PUNYA ADIK LHO !

 

 

March 29th 2017

Safari Prigen, Jawa Timur kembali berbangga sekaligus bahagia dengan terlahirnya lagi sepasang satwa khas dari Amerika Selatan. Kelahiran kedua sekaligus adik dari Leia dan Bramm yang telah lahir sejak Juni 2016 lalu ini hanya memakan waktu kurang dari satu tahun. Lahir dari indukan yang sama yaitu Hanez yang berusia 6 tahun dan Riki berusia 8 tahun, kedua anak Cotton Top Tamarin itu diberi nama Harmoni dan Melodi dan berjenis kelamin jantan dan juga betina.

 

Suatu kebanggaan bisa mengembangbiakan satwa endemik ini dalam kurun waktu yang singkat. Selain didukung dengan lingkungan yang dibuat sedemikian menyerupai dengan habitat aslinya, perawatan dan penjagaan dari keeper satwa malam satu ini.

 

Cotton Top Tamarin adalah salah satu jenis primata terkecil didunia dikenal juga sebagai Tamarin Pinche yang memiliki nama latin Saquinus Odipus. Dengan berat yang hanya mencapai sekitar 0.5 Kg, bagian belakang Cotton-top Tamarin berwarna cokelat dan memiliki gigi taring lebih rendah dan lebih panjang dari gigi seri. Cotton-Top Tamarin memiliki suara yang lembut dan terkadang terdengar seperti peluit. Berdasarkan penelitian, ada 38 jenis suara yang berbeda.

 

Primata kecil ini berasal dan banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan. Cotton Top Tamarin hidup berkelompok pada habitat asalnya. Dalam satu kelompok terdiri sekitar 12 – 14 ekor Cotton-Top Tamarin. Jumlahnya di alam bebas kini semakin menyusut hanya tinggal ± 6000 ekor saja.

 

Mereka adalah omnivora yang suka memakan buah-buahan seperti apel, lengkeng dan pisang gepok juga suka memakan insektifora seperti serangga, jangkrik, ulat hongkong atau juga ayam (bagian kepala). Bayi Cotton-Top Tamarin akan belajar memakan biji-bijian mulai usia 4 minggu.

 

Cotton-Top Tamarin terbilang dewasa pada usia 2 tahun. Anak yang baru lahir akan belajar berjalan saat usia 2-3 minggu, dan mulai mandiri pada usia 10 – 18 minggu. Harmoni dan Melodi lahir dari induk yang sama seperti saudara kandung mereka yakni Leia dan Bram. Hanez, induk betina yang berusia 6 tahun dan Riki induk jantan berusia 8 tahun. Dengan masa kebuntingan 4 – 5 bulan, lahirlah Harmoni dan Melodi dari kebuntingan kedua Hanez sehingga menambah anggota keluarga Cotton-Top Tamarin yang ada di Safari Prigen.

 

Dan yang unik pada Cotton-Top Tamarin ini adalah, induk jantan akan lebih sering mengasuh ketimbang induk betina. Induk betina akan mengasuh dan menggendong hanya ketika pada saat menyusui. Kebiasaan ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan primata lain yang pada jantan biasanya hanya akan mengawasi anak-anak mereka dari kejauhan saja.

 

IUCN : Critically Endangered (terancam punah)

CITES : Appendix I (tidak boleh diperdagangkan)

 

Y.R.S - Marketing Communication.